Hubungi kami! Konsultasi gratis dan akan di ajari langsung oleh mentor terkenal di Indonesia.

Jenis Trader dan Karakteristiknya

Trading saat ini merupakan salah satu profesi populer yang bisa Anda jalankan seiring dengan berkembangnya dunia pasar modal dan perkembangan tekologi informasi. Lalu apa saja tipe-tipe trader dan karakteristiknya yang pada umumnya ditemukan di pasar modal?

3 Jenis Trader

  1. Scalper

Jenis trader scalper akan memanfaatkan celah sempit dalam perdagangan saham. Mereka pun hanya mengambil beberapa keuntungan. Terkadang fee broker bisa lebih banyak dibandingkan keuntungan yang didapat. Misal jika Anda membeli BBRI di 10.000 dan menjualnya di 10.050, keuntungan yang Anda dapatkan adalah 15 saja sementara fee broker bisa mencapai 35. Namun transaksi perdagangan scalper bisa berkali-kali keluar masuk pada saham yang sama, lho. Menjadi scalper memang akan menguras banyak waktu karena Anda harus terus melihat monitor dan menganalisa pergerakan harga sahamnya juga.  Scalper juga membutuhkan fee transaksi yang kecil, kestabilan dan kecepatan server dari trading online yang cepat.

 

  1. Daytrader

Daytrader mirip dengan scalper karena jensi trader yang sat ini juga sama-sama memanfaatkan ruang sempit dalam perdagangan saham. Namun ruang yang diambil daytrader jauh lebih besar daripada scalper. Jika scalper hanya mengambil beberapa keuntungan, maka daytrader justru mendapatkan untung yang lebih besar namun transaksinya tidak sebesar scalper. Biasanya daytrader akan menganalisa saham di sore atau malam hari dan pada pagi harinya mereka akan memasang posisi jual dan beli. Menjadi daytrader juga membutuhkan banayak waktu namun tidak harus seharian didepan monitor. Anda bisa melakuakn aktivitas lain sembari melihat harga saham di smartphone.

 

  1. Swing Trader

Mereka yang menjadi swing trader akan mendapatkan keuntungan dari harga saham mingguan hingga bulanan. Mereka juga biasanya akan menggunakan indikator untuk jangka menengah seperti MACD, MA, dan terkadang pula Fibonasi Retracement. Dibandingkan dengan scalper dan daytrader, menjadi swing trader tidak membutuhkan banyak waktu untuk melihat monitor. Bahkan Anda bisa menjadikan swing trader sebagai pekerjaan sampingan Anda. Swing trader juga tidka perlu melakuakn transaksi setiap hari karena mereka menunggu ada momentum bagus saja.

Baca juga :  Panduan Open Trader Forex

 

 

Add a Comment

Translate ยป