Hubungi kami! Konsultasi gratis dan akan di ajari langsung oleh mentor terkenal di Indonesia.

Cara Menggunakan Parabolic SAR Untuk Keluar Pasar

Cara Menggunakan Parabolic SAR Untuk Keluar Pasar – Saat trading forex, para trader biasanya akan menggunakan beberapa indikator untuk memudahkan proses trading. Bagi para trader awal, melakukan trading forex biasanya akan sedikit sulit, termasuk untuk menentukan kapan harus masuk dan keluar pasar. Para trader pemula ini biasanya menggunakan Parabolic SAR untuk membantu mereka melakukan BUY and SELL saat trading. Simak berikut informasi mengenai Parabolic SAR.

Apa itu Parabolic SAR?

Parabolic SAR adalah sebuah teknik indikator yang memberikan sinyal untuk kapan trend pasar dimulai dan kapan untuk keluar pasar. Parabolic SAR sangat berfungsi sekali membantu Anda menentukan pengambilan posisi masuk dan keluar pasar. Parabolic SAR awalnya dikembangkan oleh Welles Wilder, dimana beliau juga membuat indikator DMI dan RSI. Tidak seperti indikator yang lain, Parabolic SAR tidak menggunakan garis ataupun kurva untuk membacanya, namun dengan menggunakan titik.

Bagaimana Membaca Parabolic SAR Untuk Keluar Pasar?

Parabolic SAR pada dasarnya sangat mudah sekali untuk digunakan, bahkan untuk para trader pemula. Satu hal yang penting yang harus dipahami adalah posisi dari titik yang digunakan trader untuk memberi tahu sinyal. Sinya akan bergantung pada letak titik dari pergerakan harga. Jika titik ada dibawah harga, ini artinya kondisi pasar sedang berada dalam keadaan bullish, jadi Anda bisa ada pada posisi BUY. Sedangkan, jika titik ada diatas harga, kondisi pasar dianggap sedang bearish, dan trader bisa dalam posisi SELL. Singkatnya, sinyal BUY akan muncul jika titik ada dibawah, dan SELL muncul saat titik ada diatas. Semakin jauh jarak titik dengan harga, ini artinya trend pasar yang berlangsung semakin kuat. Sedangkan, semakin dekat titik dengan harga, maka trend akan semakin lemah.

Baca juga :  Cara Menentukan Buy atau Sell pada Forex

Apa kelebihan dan kelemahan Parabolic SAR?

Setiap indikator tentunya memiliki kelebihan dan kelemahannya tersendiri, sama seperti Parabolic SAR. Kelemahan dari Parabolic SAR yaitu sering memberikan sinyal yang salah saat pergerakan harga sedang mendatar. Selain itu, respon sinya juga sangat lambat saat harga bergerak. Namun, Parabolic SAR juga memiliki banyak kelebihan yaitu untuk melatih trading forex Anda diawal. Selain mudah, Parabolic SAR juga menjadi indikator yang baik yang bisa menunjukkan perubahan harga meski sedikit lamban.

Add a Comment

Translate ยป