Hubungi kami! Konsultasi gratis dan akan di ajari langsung oleh mentor terkenal di Indonesia.

Cara Menentukan Titik Support Dan Resistance Dalam Forex

Titik support dan resistance mungkin menjadi titik-titik yang paling mendebarkan. Support merupakan titik terendah sebelum harga bergerak naik, sedangkan resistance merupakan titik tertinggi sebelum harga turun. Nah, kemampuan untuk bisa menentukan kedua titik ini akan sangat bermanfaat bagi trader untuk menentukan entry.

  1. Menarik Garis Horizontal Pada Kedua Titik Dalam Suatu Periode

Cara ini terbilang klasik karena dilakukan secara manual saja. Walaupun sederhana, namun metode ini masih sering digunakan oleh berbagai analis teknikal berpengalaman. Yang pertama harus Anda lakukan adalah mempelajari histori pergerakan terendah dan tertinggi dari pasangan mata yang pada periode waktu tertentu. Pilih periode waktu yang tidak terlalu panjang ataupun pendek sehingga rentangan support dan resistance bisa dengan dicermati lebih mudah.

  1. Menggunakan Indikator Moving Average

Indikator moving average merupakan indikator yang biasa digunakan untuk memprediksi tren pergerakan harga. Ketika Anda menggunakan kerangka periode yang lebih besar, maka indikator ini dapat membantu menentukan garis support dan resistance harga. Metode ini terbilang lebih dinamis dibandingkan metode manual dalam mengikuti pergerakan harga.

  1. Menandai level psikologis

Level psikologis dalam trading forex di sini adalah level angka bulat, seperti 104.00, 1.3000, dan lainnya. Contohnya, bukannya menggunakan level 1.4276, namun dibulatkan menjadi 1.4300. Anda akan sering menjumpai level ini pada angka yang berakhir dengan 2 nol, khususnya untuk sistem 4 digit, seperti 1.6400 atau 102.00. Namun, hasilnya akan lebih kuat jika diakhiri dengan 3 digit, seperti 1.4000 atau 120.00. Bahkan, jika bisa mencapai 4 digit seperti 1.0000, maka hasilnya akan luar biasa.

  1. Menggunakan Poin Pivot

Pivot point atau poin pivot biasanya dihitung menggunakan basis harian harga pembukaan dan penutupan. Walaupun ada pivot mingguan, namun basis harian lebih banyak dipilih para trader. Hal yang perlu Anda catat. Ketika pembukaan pasar di atas pivot, maka pasar mengalami kenaikan harga (bullish). Sebaliknya, jika pembukaan pasar di bawah pivot, maka pasar mengalami penurunan harga (bearish). Selanjutnya, jika pembukaan di bawah titik support atau di atas resistance pertama, maka harga diperkirakan akan melakukan koreksi terlebih dahulu sebelum bergerak mengikuti trend.

Baca juga :  Waktu Trading Tepat untuk Mendapatkan Profit di Berbagai Strategi

Jadi, cara mana yang biasa Anda gunakan?

 

Add a Comment

Translate ยป