Hubungi kami! Konsultasi gratis dan akan di ajari langsung oleh mentor terkenal di Indonesia.

Cara Membaca Volatilitas Pasar Dengan Bollinger Band

Cara Membaca Volatilitas Pasar Dengan Bollinger Band – Trading forex saat ini menjadi salah satu investasi yang semakin terkenal di kalangan investor. Kegiatan jual beli mata uang dengan mendapatkan keuntungan ini biasanya berlangsung dala jangka waktu yang lama. Saat trading, biasanya para trader menggunakan indikator untuk menghitung volatilitas pasar. Bollinger bands menjadi salah satu indikator terkenal yang sering digunakan oleh para trader.

Apa itu Bollinger bands?

Bollinger bands menjadi indikator yang berfungsi untuk menghitung volatilitas pasar dan acuan penentuan arah trend pasar. Indikator ini sangatlah terkenal dan sering sekali digunakan pada berbagai jenis pasar, termasuk forex market. Selain itu, Bollinger bands juga bisa digunakan untuk melihat tingkat kejenuhan beli dan jual, atau overbought dan oversold. Pada kondisi sideways, harga akan bergerak diantara dua band. Upper Bollinger band merupakan band yang dibagian atas, dan Lower Bollinger band adalah yang dibagian bawah.

Bagaimana Mengukur Volatilias Pasar Menggunakan Bollinger bands?

Ukuran dari volatilitas pasar pada dasarnya bisa dilihat dari lebar band. Jika jarak dari kedua band melebar, maka volatilitas sedang tinggi. Ini umumnya terjadi saat terjadi perubahan situasi dari sideways ke trending. Sebaliknya, jika jarak bands semakin sempit, maka volatilitas pasar artinya sedang rendah. Singkat kata, jika pita Bollinger sempit atau datar, itu artinya pasar sepi. Sedagkan, jika pita Bollinger lebar artinya pasar sedang berlangsung aktif dan ramai atau volatile.

Membaca trend pasar dengan Bollinger bands memanglah sangat mudah. Itu mengapa Bollinger bands menjadi indikator favorit trader untuk menentukan kondisi pasar forex. Pada dasarnya, ada beberapa cara untuk memanfaatkan volatile, yaitu dengan penggunaan garis support serta resistance pada area grafik yang mendatar atau pita Bollinger sempit. Saat grafik telah menembus garis support atau garis resistance, dan pita Bollinger menjadi lebar, saat itulah waktu yang tepat untuk Anda masuk pasar. Bagi para trader pemula, menggunakan Bollinger bands sebagai indikator untuk menentukan trend pasar forex bisa menjadi alternative yang sangat baik. Selain mudah digunakan, banyak manfaat yang bisa didapat dari penggunaan Bollinger bands ini.

Baca juga :  Indikator Ekonomi dalam Forex yang Harus Dipahami

Add a Comment

Translate ยป