Hubungi kami! Konsultasi gratis dan akan di ajari langsung oleh mentor terkenal di Indonesia.

Cara Dapat Sinyal Buy And Sell Dengan Commodity Channel Index

Cara Dapat Sinyal Buy And Sell Dengan Commodity Channel Index – Trading forex memang terkadang bisa membingungkan, terlebih untuk membaca sinya BUY and SELL. Oleh karena itu, beberapa trader menggunakan indikator untuk membantu mereka mendapatkan sinya BUY and SELL. Salah satu indikator yang sering digunakan adalah Commodity Channel Index.

Apa itu Commodity Channel Index?

Commodity Channel Index atau yang sering dikenal dengan CCI adalah sebuah indikator yang dibuat oleh Donal Lambert pada tahun 1980. Indikator ini merupakan salah satu jenis oscillator yang berfungsi untuk menghitung tingkat kejenuhan harga di pasar atau sering disebut jug overbought dan oversold. Awalnya, Commodity Channel Index digunakan untuk mengetahui tingkat jenuh beli dan jual pasar komoditi. Tetapi, seiring berkembangnya zaman, indikator Commodity Channel Index digunakan di jenis pasar lainnya, termasuk pasar forex.

Commodity Channel Index umumnya di bagi menjadi 3 area, yatu overbought, middle, dan oversold. Area overbought, yaitu zona jenuh jika Commodity Channel Index ada diatas 100. Sama seperti oscillator lainnya, setelah memasuki area overbought, grafik akan turun kembali. Area ini sering dijadikan sebagai sinyal sell.

Area yang kedua adalah middle, atau tengah. Di area ini, Commodity Channel Index akan berada di atara angka -100 dan 100. Disini pasar akan cenderung datar dan disarankan trader untuk menghindari membuka posisi saat ini. Area yang terakhir adalah oversold, indikator Commodity Channel Index ada di area ini saat di bawah angka -100. Disini, pasar akan cenderung naik.

Bagaimana Cara Melihat Sinya BUY and SELL pada Commodity Channel Index?

Selain untuk mengukut level jenuh pasar, Commodity Channel Index juga digunakan untuk pemberi sinyal masuk. Sinyal BUY akan ditunjukkan saat Commodity Channel Index memotong tingkat -100 dari arah bawah. Sedangkan, sinyal SELL biasa ditunjukkan garis Commodity Channel Index yang memotong level 100ari arah atas. Penggunaan Commodity Channel Index akan jauh lebih efektif jika kondisi pasar ramai. Setiap indikator umumnya memiliki kekurangannya masing-masing. Untuk menutupi kekurangan Commodity Channel Index, Anda bisa memasangkan Commodity Channel Index dengan indikator lainnya. Namun, secara keseluruhan Commodity Channel Index bisa dikatakan akurat.

Baca juga :  Indikator Ekonomi dalam Forex yang Harus Dipahami

Add a Comment

Translate ยป