Hubungi kami! Konsultasi gratis dan akan di ajari langsung oleh mentor terkenal di Indonesia.

Arti Warna Candlestick Pada Forex

Arti Warna Candlestick Pada Forex – Jika sudah familiar dengan bisnis trading forex maka pasti akan mengetahui istilah candlestick dan warna-warnanya. Apa itu candlestick? Candlestick pada Forex ialah sebuah grafis yang menunjukkan perubahan harga saat periode tertentu. Candlestick muncul untuk menunjukkan perubahan tergantung pada rentang waktu. Misalkan waktu di set per jam maka candlestick akan menunjukkan perubahan harga tiap satu jam. Candlestick memiliki warna berbeda-beda dan tiap warna menunjukkan makna tertentu. Apa saja arti warna tersebut? Simak penjelasan berikut ini.

 

Warna Terang Menunjukkan Candlestick Naik

Jika candlestick menunjukkan warna terang itu menunjukkan candlestick naik yang artinya  harga Close lebih tinggi dibandingkan harga Open. Warna terang pada candlestick digunakan untuk menandai potensi untuk membeli mata uang karena saat candlestick naik maka kemungkinan mendapat profit juga naik. Candlestick warna terang biasa dilengkapi dengan jam dan rate close dan open trading.

Selain dengan warna terang, Forex juga menggunakan warna hijau untuk menunjukkan jika candlestick tengah naik. Jika candlestick tengah naik maka komoditas saham dalam Forex juga tengah membaik. Pada badan candlestick akan ditunjukkan jika bagian Close berada pada atas

Warna Gelap Menunjukkan Candlestick Turun

Warna gelap pada candlestick menunjukkan keadaan sebaliknya saat candlestick berwarna terang atau hijau. Warna gelap menunjukkan candlestick yang turun. Jika candlestick turun maka artinya harga Open lebih tinggi daripada harga Close. Jika seperti ini maka artinya situasi trading sedang tidak memiliki prospek bagus untuk membeli namun lebih untuk menjual saham Forex atau biarkan hingga candlestick naik lagi.

Selain warna gelap, warna yang menandakan candlestick tengah turun ialah warna merah. Tanda urgensi yang ditunjukkan warna merah menunjukkan pangsa pasar tidak terlalu baik untuk bertransaksi. Pada candlestick turun maka posisi atas diisi dengan indeks Open dan dibawah diisi dengan indeks Close yang berkebalikan saat candlestick naik.

Baca juga :  Waktu Trading Tepat untuk Mendapatkan Profit di Berbagai Strategi

 

Membaca candlestick lebih mudah dibanding harus membaca manual perkembangan harga mata uang karena candlestick memberikan pembaharuan perubahan harga secara realtime dan juga sederhana. Bagi para pemula sebaiknya belajar memahami makna warna candlestick agar lebih mampu membaca pangsa pasar dan tidak mengalami kerugian saat membuka posisi.

Add a Comment

Translate ยป